Home Akuntan 4 Tahap Dan Proses Siklus Akuntansi

4 Tahap Dan Proses Siklus Akuntansi

Komentar Dinonaktifkan pada 4 Tahap Dan Proses Siklus Akuntansi
4 Tahap Dan Proses Siklus Akuntansi

Akuntansi adalah ilmu yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan hingga pembuatan laporan keuangannya. Sebagai ilmu yang sangat dibutuhkan di seluruh bidang usaha dan bisnis, tentu ilmu akuntansi ini banyak dicari tahu aplikasi dan cara penggunaannya dalam bisnis.

Namun ternyata masih banyak juga yang tidak mengetahui informasi mendasar dari ilmu akuntansi dasar. Salah satu materi dari ilmu akuntansi dasar seperti yang perlu anda ketahui adalah tahap dan siklus akuntansi itu sendiri.  Sesuai dengan namanya, sebuah siklus akuntansi artinya tahap terakhir adalah tahap awal dari suatu proses.

Mempelajari siklus akuntansi ini maka anda akan bisa mengaplikasikan ilmu dan manfaat dari akuntansi pada bisnis dan keuangan pribadi anda. Jadi penting sekali untuk memahami apa saja tahapan dalam siklus akuntansi yang perlu dilakukan.

Advertisements

Ada 3 tahap dan proses atau siklus dalam akuntansi. Apa saja ketiga tahapan dalam siklus tersebut? Anda bisa mempelajarinya pada pembahasan di bawah ini. Gunakan informasinya dan segera pahami tahap dan proses siklus akuntansi untuk bisa segera anda manfaatkan dalam praktik bisnis dan usaha anda. Baca 8 Materi Pengantar Akuntansi Dasar dan Penjelasannya

3 Tahap dan Proses (Siklus) Akuntansi dalam Aplikasinya

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, untuk dapat melakukan akuntansi dan menggunakan menerapkannya dalam kebutuhan anda maka yang perlu diketahui adalah siklus akuntansi. Siklus akuntansi pun menjadi materi dasar yang sangat penting untuk dipahami oleh setiap orang yang mempelajarinya.

Anda sedang mempelajari akuntansi secara otodidak dan kebingungan bagaimana untuk bisa mempelajari siklus akuntansi ini? Anda bisa mempelajarinya pada pembahasan berikut ini.

  • Tahap Pencatatan dan Penggolongan

Ilmu akuntansi mengajarkan siklus akuntansi diawali dengan tahap pencatatan dan penggolongan. Apa yang perlu dicatat dan digolongkan? Anda perlu mencatat dan menggolongkan setiap transaksi keuangan yang terjadi dari perusahaan atau keuangan pribadi anda.

Setelah pencatatan setiap transaksi itu sudah selesai dilakukan, maka dilakukan penggolongan. Manakah transaksi yang memiliki bukti fisik seperti bon dan nota, mana transaksi yang ada dalam rekening, dan mana transaksi yang menggunakan cash.

Advertisements

Semua informasi mengenai transaksi dan penggolongannya harus selesai di tahapan ini dan kemudian bisa dimasukkan ke dalam jurnal. Setelah jurnal selesai dilengkapi, anda juga harus menuliskan setiap transaksi di buku besar. Jadi barulah anda bisa melanjutkan ke tahapan berikutnya. baca Apa Proses Utama Dari Akuntansi

  • Tahap Peringkasan Laporan Keuangan

Berikutnya, anda juga bisa melanjutkan ke tahapan siklus akuntansi yang kedua. Tahapan ini adalah tahapan peringkasan laporan keuangan. Maksudnya pada tahapan ini anda akan meringkas data agar lebih mudah dilakukan analisis.

Bagaimana data dapat diringkas? Peringkasan data dilakukan dengan merancang neraca saldo. Setelah itu, buat jurnal penyesuaian yang baru setelah data diringkas atau disesuaikan. Begitu juga dalam hal memastikan bahwa setiap transaksi memiliki bukti, semua prosesnya dilakukan di tahapan ini.

Jika sudah melakukan penyesuaian, barulah bisa dibuat neraca saldo penutup berdasarkan jurnal penutup. Jurnal penutup ini sudah memiliki informasi mengenai terkait untung rugi. Jadi bisa dilakukan antisipasi suatu kesalahan jika mungkin terjadi.

  • Tahap Pelaporan Keuangan (Financial Statements)

Tahapan terakhir sekaligus tahapan awal dari suatu siklus akuntansi adalah membuat laporan keuangan. Pelaporan keuangan atau yang biasa dikenal dengan financial statements adalah sekelompok data hasil analisis transaksi keuangan yang terjadi untuk melaporkan kondisi keuangan yang bersangkutan.

Anda bisa memulai suatu laporan keuangan dengan membuat laporan neraca untuk mengetahui banyak aset dan aktiva dan berapa adanya hutang, sehingga bagaimana keseimbangan keuangan. Lalu anda juga bisa melaporkan mengenai adanya keuntungan atau kerugian dari laporan keuangan yang dimiliki.

Bisa juga disampaikan mengenai laporan arus kas. Jadi pastikan untuk membuat setiap hasil analisis data dengan baik dan tambahkan dalam pelaporan keuangan anda. Baca 5 Tahapan Dalam Proses Akuntansi Lengkap

Jadi itulah tadi penjelasan mengenai apa saja 3 tahap dan proses (siklus) akuntansi dalam aplikasinya. Berdasarkan penjelasan di atas, kini anda sudah bisa mulai mengaplikasikan ilmu akuntansi dan merasakan manfaatnya untuk pengelolaan keuangan anda. Sekarang anda sudah tahu semua tahap dan proses (siklus) akuntansi dalam aplikasinya jadi selamat mencoba dan semoga manfaat dari akuntansi bisa anda gunakan untuk kebutuhan anda!

Load More In Akuntan
Comments are closed.